Dokter Gigi Spesialis Periodonsia recommended di Malang

Di beberapa postingan saya sebelumnya saya sudah pernah menyebutkan dokter ini sih, Drg. Rudhanton di Jln. Puncak, dekat Ijen, Malang. Beliau ini dokter langganan aba mama mulai dari jaman suami masih kecil. Selain menurut beberapa orang yang dokter gigi kualitas kerjanya bagus, ada beberapa alasan kenapa saya merekomendasikan beliau, yaitu:

  1. Profesional dengan bedside manner yang bagus. Jam terbangnya sudah luaaama kan, orangnya sopan dan ramah tapi tidak celometan. Beberapa kali saya ke dokter gigi lain baik untuk diri sendiri atau sekedar mengantar, rasanya risih banget waktu dokternya nyambi ngobrol dengan asisten/susternya. Itu tidak menghargai orang banget gitu lho. Drg. Rudhanton, on the other hand, ga banyak basa-basi ga penting, apalagi ngerumpi sendiri.
  2. Sistem antrian jelas dan tertib. Ga ada deh cerita pasien numpuk di depan ruang praktek dan memakan waktu luaama. Banyak tuh dokter praktek yang jam datangnya aja ga jelas, dan tidak bisa memperhitungkan waktu per-pasien kira-kira berapa lama, jadinya kita harus nunggu ga penting kan? Nah, di sini kita daftar dulu, kemudian kita akan diberi jadwal (which is bisa berbulan-bulan setelahnya, hahaha). Selanjutnya kita akan dihubungi via telp untuk konfirmasi hari, dan JAM-nya, kapan harus datang dan kira-kira prosesnya berapa lama. Harus on-time ya, kalau tidak, antrian kita dicoret, no such a thing as making up for the lost time. huh. Kita tidak disuruh menunggu, tapi kita juga tidak boleh membuat orang lain menunggu. Saya suka orang yang menghargai waktu seperti ini.
  3. Terorganisir. Untuk ukuran praktik pribadi (sekarang sudah dengan beberapa dokter lain juga sih), disini sudah berani pakai sistem informasi mulai dari jaman dahulu kala, di saat banyak dokter lain enggan ‘invest’ di bidang ini dan memilih pakai kertas dan/atau abai dengan rekam medis pasien. Jadi dia punya semacam database untuk menyimpan rekam medis saya. Riwayat kesehatan gigi saya mulai dari periksa pertama 11 tahun lalu masih ADA! Bayangkan. Nah, itu artinya kalau kita punya hutang belum bayar di kunjungan sebelumnya juga kecatat ya.. hahaha. #truestory #eh
  4. Alat lengkap. Standar lah ya alat kedokteran gigi berupa kursi dan lain sebagainya. Tapi jarang ada yang punya alat foto gigi yang handy, siap pakai waktu diperlukan. Biasanya pasien masih harus mondar-mandir ke lab sendiri yang itu makan waktu, tenaga, dan dana. Tapi kena charge, ga? Kena lah, tapi ga semahal yang di lab-lab kok.
  5. Dengan semua kelebihan itu, mahal dong pastinya? Nah itu dia, sama sekali tidak! Sebagai gambaran aja ya, saya kemarin scaling berdua dengan suami, habis 400k. Meaning: masing-masing 200k aja. Untuk ukuran dokter spesialis, itu di bawah standar banget, Gaes. Sebagai perbandingan aja ya, beberapa bulan sebelumnya, saya mengantar orang untuk scaling ke drg. spesialis apalah itu, perempuan, di Sukarno Hatta Indah, sudah sistem antriannya ga jelas (diserobot orang pula — parahnya lagi, she condoned that!), waktu tindakan disambi ngobrol dengan asistennya, tarifnya 400 ribu, dong! Saya tidak tahu apakah standar di Malang segitu, tapi yang jelas itu membuktikan kalau drg. Rudhanton ini affordable — tapi ga murahan –banget.

Udah gitu aja ya…

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: